APJN.net- Banda Aceh | Unicef Indonesia menggandeng Relawan TIK Aceh menggelar NGOPI Bareng bersama sejumlah komunitas di Kota Banda Aceh sembari memberikan sosialisasi dampak penyebaran covid-19 dan isu Hoaxs yang selama ini beredar di kalangan masyarakat terkait vaksinasi serta tentang adanya wabah pandemi, khususnya di Banda Aceh dan pada umumnya di Aceh, Rabu, (8/6/2021) malam, di Warkop 212 di Banda Aceh.
Kegiatan tersebut Hadir seluruh penggiat dari berbagai komunitas di Banda Aceh, yang diinisiasi oleh Unicef di Aceh dan berkoordinasi dengan pemerintah.
Acara tersebut menghadirkan beberapa narasumber diantaranya, Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional yang bekerja sebagai spesialis dari UNICEF Indonesia, Rizky Ika Syafitri, Komunikasi Publik KPCEPEN, Savero Dwipayana, dan Recon Kemendikbud Ristek, Basra Amru.
Dalam kesempatan tersebut, Rizky Ika Syafitri mengatakan kehadirannya di Banda Aceh baik KPCEPEN Unicef Aceh dan Pusat untuk memberikan bantuan teknis kepada Pemerintah Aceh khususnya Kota Banda Aceh dan Aceh secara keseluruhan.
“Kehadiran kita Unicef untuk memastikan masyarakat Aceh paham tujuan vaksinasi serta ikut serta dalam program vaksinasi yang disediakan oleh pemerintah,” ujarnya.
Menurutnya hal ini sangat penting, selain penerapan protokol kesehatan juga upaya penting untuk bisa mencegah penularan covid-19.
“Saat ini Kota Banda Aceh masuk dalam zona merah. Artinya penambahan kasusnya signifikan dan tentu hal ini sesuatu yang tidak kita inginkan,” jelas Rizky Ika Syafitri. .






