
Selanjutnya, kekecewaan warga tersebut disampaikan ke mediaaceh.co.id dan Tim IJBP, Jumat, (21/5/2021).
Sementara itu, ketika Tim IJBP (Ikatan Jurnalis Beringin Pantai Labu) dan mediaaceh.co.id melakukan penelusuran, disinyalir banyak hal terjadi kejanggalan dalam penyaluran dana BNPT tersebut.
Pihak penerima KPM menjelaskan selama ini ATM mereka berada pada ketua kelompok berdasarkan intruksi pendamping PKH.
Selain itu juga ditemukan adanya indikasi pemotongan dana penerima PKH sebesar Rp 50.000,- yang di lakukan oleh pendamping PKH.
Begitupun adanya informasi penyaluran pangan atau sembako yang tidak layak atau tidak pantas untuk di terima, baik dari jumlah nominal angka yang tidak sesuai yang diberikan oleh pemerintah sebesar Rp 200.000,- maupun dari mutu sembako yang terkadang tidak dapat di nikmati masyarakat penerima BPNT.
Dalam kesempatan itu, saat dikonfirmasi dengan pendamping PKH Kecamatan Pantai Labu, Yohanes via seluler, mengatakan bahwa apa yang disampaikan tersebut tidak benar.
Sebutnya, dana yang sudah tiga bulan tidak di ambil oleh penerima PKH, maka dana BNPT tersebut, akan kembali di tarik oleh pemerintah melalui pihak Bank.
“Jika tidak percaya, mari kita telusuri bersama kebenarannya di Bank,” tulisnya, melalui pesan singkat WA. [Tim/A2]






