Ini Langkah Strategis Mantan Pj Walikota Banda Aceh Bakri Siddiq Paska Dilantik

Mantan Pj Walikota Banda Aceh, Dr (Cand) H Bakri Siddiq SE MSi | FOTO Ist.

Terkait dengan debit air baku yang masih fluktuatif (bergantung pada bendungan karet plus air pasang), pihaknya akan mengupayakan tambahan reservoir di kawasan Lambhuk. “Koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai I Sumatra juga tengah kita lakukan. Dengan adanya reservoir penampungan air baku, stok/debit air baku kita selalu tersedia,” katanya.

Saat ini, ujar Bakri, kapasitas produksi air di WTP Lambaro sudah memadai. “Dari kapasitas maksimal 800, saat ini produksinya mencapai 700 liter per detik, bahkan meningkat 100 meter liter per detik dibanding rata-rata 600 liter per detik.”

Idealnya, debit air yang bertambah ini harus berbanding lurus dengan pelayanan kepada masyarakat, sehingga keluhan bisa berkurang. Terkait problem suplai air seperti di Lambaro Skep, Perumdam Tirta Daroy juga sedang memperbaiki jaringan perpipaaan bocor dan tumpang tindih yang mengakibatkan kecilnya tekanan air.

Untuk memastikan pelayanan publik tetap prima, Bakri Siddiq pun kerap melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah dinas, terutama dinas dan instansi pelayanan publik. “Mal Pelayanan Publik (MPP) di Lantai III Pasar Aceh Baru menjadi atensi saya untuk memastikan layanan cepat, tepat, efektif, dan efisien bagi masyarakat kota.”

Kepada jajaran MPP, ia menegaskan aparatur harus mampu merubah mindset, memahami dirinya sebagai pelayan masyarakat, bukan malah dilayani. “Masyarakat tidak boleh menunggu lama, kalau kemarin menyelesaikan satu dokumen butuh waktu dua minggu, ke depan saya ingin dipercepat. Kalau bisa satu atau dua hari selsai. Intinya jangan dipersulit, harus dapat dipermudah. [*]

Pos terkait