Milad SMP Negeri 4 Banda Aceh, Malik Raden Minta Lokasi Sekolah Jangan Dipindahkan

Drs H A Malik Raden, (Kanan) pada acara milad ke 59, Alumni SMP Negeri 4 Banda Aceh, yang digelar di Gedung AAC Dayan Dawood, Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh, berlangsung meriah, dan penuh keakraban, Sabtu (22/7/2023) | Dok Screenshot.

APJN.net | BANDA ACEH | Drs H A Malik Raden MM, mewakili mantan guru, SMP Negeri 4 Banda Aceh, secara tegas meminta agar lokasi sekolah tersebut jangan sampai dipindahkan.

Hal tersebut disampaikan, dalam kata sambutannya, pada acara milad ke 59, Alumni SMP Negeri 4 Banda Aceh, yang digelar di Gedung AAC Dayan Dawood, Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh, berlangsung meriah, dan penuh keakraban, Sabtu (22/7/2023).

“Kami mewakili mantan guru minta pemerintah Kota Banda Aceh, jangan ada wacana untuk memindahkan lokasi sekolah tersebut,” ucap mantan senator asal Aceh ini juga pernah memimpin aksi demo untuk mempertahankan sekolah itu untuk tidak dipindahkan.

Sebagaimana dikutip pengurus Ika SMP Negeri 4 Banda Aceh, Dr Bustamam Ali, dalam siaran pers kepada APJN.net, yang ikut hadir dalam milad itu, Malik Raden, mengatakan keberadaan sekolah tersebut perlu dipertahankan.

“Oleh karenanya, saya berharap sampai kapanpun keberadaan sekolah itu perlu dipertahankan,” jelas Ketua Yayasan PT Unida Aceh ini, secara tegas, disambut tepuk tangan ratusan hadirin.

Didampingi mantan para guru dan kepala sekolah, Malik Raden, yang juga mantan kakanwil Pendidikan Aceh, tersebut mengatakan, bahwa SMP Negeri 4 Banda Aceh tersebut memiliki sejarah panjang yang perlu dipertahankan keberadaannya.

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa sekolah yang berlokasi di kawasan Peunayong itu, juga telah banyak melahirkan putra terbaik Aceh, antara lain Rektor USK, Prof Dr Ir Marwan, Wamenkominfo, Nezar Patria, Laksamana Muda TNI (Purn) Zufri Zainal Abidin, Lazuardi (Ahli Keselamatan Jalan Raya Nasional termasuk jalan tol), Mayjen TNI Purn Andogo, dan lain-lain.

Pos terkait