Sementara itu, sebelum dimulainya pelatihan, ia menyampaikan bahwa aktivitas manusia tidak terlepas dari kegiatan menghasilkan limbah atau sampah baik itu limbah organik maupun non organik.
“Setiap orang dapat mengelola sampah yang dihasilkan menjadi Eco Enzyme berupa cairan/larutan yang mengandung hasil fermentasi bakteri asam laktat pada buah dan sayur,” jelasnya.
Ia mengatakan bahwa secara sederhana produk tersebut dapat dibuat pada skala rumah tangga dengan memanfaatkan sisa-sisa
buah dan sayur sudah tidak digunakan lagi.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Eco Enzyme, Ali Azis Usman
Harahap ST MM, mewakili LPPM Unida dan bertindak selaku moderator pada kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa berbagai pemikiran yang berkembang, masukan yang disampaikan oleh pemateri/narasumber maupun ide-ide yang muncul dalam kegiatan merupakan sumbangsih
pemikiran yang sangat berharga bagi perkembangan lembaga dalam merumuskan strategi untuk menyempurnakan program-program pengabdian kepada masyarakat khususnya bagi kesehatan dan kelestarian lingkungan sehingga tercapai kesejahteraan masyarakat. [Ali Azis Usman Harahap/LPPM Unida]






