Ketua Pengadilan Tinggi mengingatkan bahwa para Advokat yang baru diambil sumpahnya bukan hanya disaksikan oleh kita para manusia tetapi juga disaksikan oleh Allah Yang Maha Adil dan Maha Esa.
“Anda jangan bermain-main dengan sumpah Advokat. Sumpah bukan hanya lahiriah semata tetapi juga mengandung makna spiritual, dimana disaksikan oleh Allah Yang Maha Kuasa. Apalagi, sebelum disumpah tadi kita sama-sama membacakan Shalawat Badar,” ujar Dr Suharjono mengingatkan.
Lanjutnya, mengatakan bahwa sebagai Advokat masih banyak hal yang harus dilakukan untuk membantu menegakkan hukum dan keadilan. Karena menurutnya, masih banyak pelanggaran hukum yang mencederai rasa keadilan.
Karena itu, sambungnya advokat merupakan sebagai barisan dari Dewi Keadilan yang matanya ditutup, hingga benar-benar ikut melaksanakan fungsi untuk menegakkan hukum dan keadilan secara beradab dan bermartabat.
“Kewajiban sebagai penegak hukum, saya pesankan kepada para Advokat yang baru saja disumpah, agar selalu belajar dan teruslah belajar meningkatkan keahlian dan profesionalitas,” imbuhnya.
Selain itu, ia juga berpesan agar para Advokat harus terus meningkatkan integritas dan spritualitas.
“Untuk itu, kami ucapkan selamat serta semoga anda berhasil melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik sesuai harapan,” tuturnya.
Terakhir, ia meminta kepada para advokat, ikut menegakkan hukum dan keadilan. Sehingga, dengan kiprahnya nanti akan menghadirkan keadilan yang tidak saja berbasis prosedural, tetapi lebih penting lagi adalah terwujudnya keadilan yang substansial, yang dirasakan manfaatnya bagi seluruh warga masyarakat. [red05/yra]






