“Alhamdulillah saya lapor ke Pak Farid, hari ini langsung disahuti dan langsung turun ke lapangan menjumpai warga melihat persoalan yang dialami warga,” kata Alta Zaini.
Dia juga berterima kasih sekali kepada Ketua DPRK yang telah menyahuti keinginan masyarakat, begitu juga Ketua DPRK maupun pihak PDAM sudah mendengar langsung paparan dari masyarakat terkait persoalan yang dikeluhkan selama ini.
“Kita tidak muluk-muluk, masyarakat ada air itu saja, masalah teknis pergantian pipa itu kita serahkan kepada PDAM, intinya saya berharap masyarakat disini ada air bersih,” ujarnya.
Sementara Direktur Teknik Perumdam Tirta Daroy Irwandi mengatakan bahwa Gampong Lampulo ini berada di titik ujung pelayanan Perumdam Tirta Daroy, sehingga di saat ada masalah pada instalasi jaringan pipa atau pipa bocor untuk proses normalisasinya butuh waktu yang lama.
“Kenapa ini lama, karena Gampong Lampulo berasa di ujung, kemudian ada juga kawasan yang diameter pipanya masih kecil,” kata Irwandi usai mengecek sejumlah pipa di daerah itu.
Irwandi menambahkan hari ini sudah melihat langsung ke lokasi bersama Ketua DPRK dan pihak Dinas PUPR, dimana masih banyak pipa jaringan air ke Lampulo tergolong kecil.
“Tadi kita sudah koordinasi dengan pihak PUPR dan ada pipa-pipa yang akan segera diganti, tujuannya agar warga bisa memperoleh distribusi air secara maksimal,” ujar Irwandi.
Sementara Budi Kurnia dari Dinas PUPR menyampaikan bahwa beberapa jaringan pemipaan akan dilakukan pergantian agar tekanan airnya semakin kuat. Pihaknya sesuai arahan Ketua DPRK, akan segera melakukan kalkulasi kebutuhan jaringan baru di kawasan tersebut seperti untuk Jalan Kenari, Jalan Beringin I dan Jalan Beringin II, serta di Kompleks Perikanan Lampulo.






