Soal Qanun LKS, Tgk H Masrul Aidi Sebut Berpikir Revisi Tapi Tak Paham Revisi

Tgk H Masrul Aidi, Lc| Dok Screenshot kanal@koranaceh

“Saya hebat di Medan Perang, bukan di Meja politik,” kata Tgk H Masrul, mengingatkan.

Kemudian itu, kata Tgk H Masrul, dalam perjalanannya, Sudirman mengembalikan kekuasaannya ke Sukarno, karena dia sadar bahwa dia tidak paham dengan politik karena bukan bidangnya.

Akhirnya, Sudirman mengembalikan kekuasaan tersebut kepada Sukarno, karena dia menganggap bahwa Sukarno lah yang paham dan mengerti tentang politik.

Kemudian, tak lama berselang ketika terjadi agresi militer Belanda yang kedua, Sukarno sempat diamankan, dan Sudirman kembali ke medan perang.

Hingga akhirnya, setelah melihat negeri kembali aman, Sudirman mengembalikan lagi kekuasaan tersebut kepada Sukarno, karena dia tau persis bahwa Sukarno yang mampu dan paham tentang politik. Hingga akhirnya, Sudirman kembali menjumpai Sukarno, dan meminta untuk kembali memimpin negeri. [red05]

 

Pos terkait