APJN.net, SIMEULUE – Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Kabupaten Simeulue, menilai capaian pembangunan di Kabupaten Simeulue hingga memasuki tahun anggaran semester II masih belum maksimal atau jalan di tempat.
Untuk itu, YARA Simeulue mendesak Pemda Simeulue atau Dinas terkait untuk memacu pembangunan yang sudah direncanakan atau dianggarkan.
Antara lain, kegiatan di Badan Penanggulangan Bencana Daeah (BPBD), dan juga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Simeulue hingga kini belum terlihat realisasinya.
“Saat ini, progres kegiatan pembangunan yang ada di Simeulue belum terlihat signifikan, hal ini dapat dilihat dari beberapa capaian indikator seperti program kegiatan fisik yang ada pada dinas-dinas terkait, belum begitu terlihat progres-nya,” tukas Sekretaris YARA Simeulue Hermansyah Manurung SH, Sabtu (13/5/2023).
Menurutnya, belum maksimalnya capaian pembangunan hingga memasuki semester II itu, menjadi pertanyaan bagi publik, khususnya, masyarakat di Simeulue.
Hermansyah Manurung, mengatakan pihaknya juga turut khawatir dengan Kabupaten Simeulue dapat dipastikan capaian persentase penyerapan anggaran triwulan satu 2023 pasti rendah.
Dimana, sambung Hermasyah, sesuai jadwal yang ada di aplikasi LPSE Kabupaten Simeulue seharusnya saat ini sudah dilaksanakan penandatangan kontrak pekerjaan, namun sampai saat ini belum adanya pelaksanaan yang dimaksud.
Sementara di sisi lain, lanjut Hermasyah masih banyak juga kegiatan program pembangunan yang belum dilaksanakan.






