YARA Desak DLH Nagan Raya Serius Usut Matinya Ribuan Ikan di Krueng Nagan 

Kepala Perwakilan Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Nagan Raya, Hamdani. Foto/Ist

Dikatakannya, perlu diambil sampel biota dan tumbuhan air dibawah sungai tercemar untuk menguji mengandung mercuri atau B3 lainnya, pada lokasi lokasi tercemar dan hulunya serta juga perlu mengambil sampel setiap masyarakat sekitar lokasi dengan menguji lab, apakah tubuhnya terkontaminasi Mercuri atau B3 lainnya.

“Kami mendesak DLH Nagan Raya, melibatkan tim LHK dari Kementerian dan Provinsi, untuk menguji sampel di lokasi tersebut,” ucapnya.

Untuk menghasilkan hal ini, sebutnya lagi, perlu dilakukan di laboratorium yang berkompeten dan terakreditasi, dan sampel yang diambil tidak hanya pada air, karena tidak maksimal jika sampel air yang diambil bukan pada saat kejadian, karena bisa jadi cemarannya sudah terbawa arus sungai.

Oleh karenanya, Hamdani menambahkan, perlu juga diambil sampel pada biota serta tumbuhan air dibawah sungai, dan juga pada masyarakat sekitar daerah diambilnya sampel kejadian tersebut, untuk diuji apakah terkandung Mercuri atau Boraks yang sangat berbahaya bagi kehidupan manusia. [red5]

Pos terkait