Warga Kota Takengon Keluhkan Jalan Berlubang

Screenshot /kabargayo.co.id

YARA: Pemkab Jangan Tutup Mata

APJN.NET- TAKENGON–Ketua Perwakilan Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Kabupaten Aceh Tengah, Fakhrurrazi, meminta pemerintah dalam hal ini instansi terkait untuk dapat segera memperbaiki jalan yang rusak dan berlubang diseputaran kota Takengon.

Pasalnya, tidak lama lagi, dalam hitungan hari masyarakat akan merayakan kemenangan, setelah satu bulan menjalankan ibadah puasa.

Hal tersebut disampaikan, Fakhrurrazi menanggapi keluhan masyarakat dengan kondisi badan jalan diseputaran kota Takengon yang sampai saat ini masih berlubang dan belum juga dilakukan perbaikan.

“Kita sesalkan dengan sikap instansi terkait dibawah kendali Pj Bupati Mirzuan, yang dinilai warga mengabaikan persoalan tersebut, hingga terkesan tutup mata tanpa  melakukan perbaikan,” katanya.

Lanjutnya, jika hal ini terus dibiarkan tanpa dilakukan perbaikan, dikhawatirkan berdampak pada pengguna jalan hingga menimbulkan kecelakaan,” ujar Fakhrurrazi, Minggu (16/4/2023).

Sebelumnya, juga sambung Fakhrurrazi, dikabarkan warga jalan di Simpang Lima pernah mengalami kerusakan/ berlubang hingga sempat dilakukan penambalan oleh Kodim 0106, karena tak jarang masyarakat terjerembab kedalam lubang hingga terjatuh dan mengalami cedera.

Sebagaimana, dilansir kabargayo.co.id, ada beberapa titik jalan yang mengalami kerusakan, seperti dikawasan jalan lintang, Jalan Lebe Kader, Lorong Smea, Simpang ampat Kebayakan. Menurut warga setempat selama dalam bulan puasa ada beberapa kali masyarakat terjatuh akibat kondisi badan jalan yang berlubang tersebut. Namun hingga kini belum juga adanya perbaikan dari Dinas PUPR setempat.

Untuk itu Fakhrurrazi, meminta perhatian dari pemerintah agar dapat melihat dan merasakan dengan kondisi jalan yang berlubang itu untuk menghindari terjadinya kecelakaan yang lebih besar lagi.

Menurut Fakhrurrazi, tanpa alasan jika dikaitkan-kaitkan dengan keterbatasannya anggaran yang ada. Karena semuanya itu, butuh kebijakan pimpinan untuk dilakukan perbaikan.

“Jika adanya niat pemerintah setempat untuk melakukann tindakan perbaikan pasti ada jalan, hanya mungkin saja pemerintah kurang respek melihat persoalan tersebut,” ujarnya.

Untuk itu, sebut Fakhrurrazi dengan melihat kondisi yang ada dengan tingginya arus lalu lintas jelang lebaran Idulfitri, nantinya dimana warga membutuhkan kenyamanan berlalu lintas saat berlebaran. Untuk itu diperlukan kebijakan pemimpin dalam melihat persoalan yang dialami  di masyarakat.

Sambung Fakhrurrazi, melihat hal itu perlunya kebijakan dari pemimpin  disamping  menjalankan kegiatan yang sudah terprogram.

Warga Lakukan Penambalan dengan Suka rela

Sementara, terlepas dari itu, sekelompok pemuda dijalan Lintang, usai tarawih melakukan penambalan jalan dengan sukarela.

Penambalan badan jalan itu, diposting oleh akun Instaqram Etnisgayo dan menuai beragam tanggapan.

“Sungguh sayang pemerintahan ini, terus terkulai hanya dengan devisit, sehingga kebijakan untuk membuat masyarakat nyaman terlupakan,” tulisnya.

Sementara itu, Pj Bupati Aceh tengah Mirzuan, saat dikonfirmasi media ini, lewat chatingan Whatshapp, meski sudah contereng dua belum juga menjawab. []

Pos terkait