Petani Gayo Lues Keluhkan Pupuk Subsidi Dijual Diatas HET

Dok Ist

APJN.NET-GAYO LUES | Sejumlah petani di Gayo Lues Provinsi Aceh, keluhkan penjualan pupuk subsidi jenis Urea dan Phonska yang diduga dijual melebihi harga subsidi pemerintah, sehingga para petani merasa kewalahan untuk mendapatkannya saat musim tanam tiba.

Menurut para petani, pupuk bersubsidi tersebut diduga dijual oleh sejumlah oknum kios tergolong dengan harga tinggi, yakni diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditentukan oleh Pemerintah sehingga membuat para petani tak mampu untuk membelinya, karena tingginya harga jual pupuk bersubsidi kepada masyarakat.

Salah satu petani yang sempat di konfirmasi media di Kabupaten Gayo Lues, mengeluhkan kondisi tersebut. Dikatakannya bahwa para petani harus bersusah payah untuk bisa mendapatkan pupuk subsidi dengan harga yang dijual kepada petani dengan kisaran harga Rp140 ribu- Rp180 ribu /Persak.

Selanjutnya, ketika awak media mencoba mengkonfirmasi dengan sejumlah kios yang tersebar di Gayo Lues, pada Maret 2023, melalui salah satu pihak distributor membenarkan dengan harga yang dijual tersebut.

Hingga berita ini ditayangkan ada dugaan penjualan pupuk bersubsidi di Kabupaten Gayo Lues tersebut, dijual dengan harga hampir mencapai dua kali lipat dari harga HET yang ditetapkan oleh pemerintah, yakni sebesar Rp112 ribu per sak. Namun di lapangan harga pupuk subsidi bisa mencapai dua kali lipat hingga mencapai kisaran harga Rp140 ribu-Rp180 ribu/ sak bahkan bisa lebih, dan hal tersebut dibenarkan oleh Ascyar.

Lebih lanjut, ketika ditanya apakah harga yang dijual di kios kepada petani tidak menyalahi dari harga yang disubsidikan pemerintah. Dan apakah dari pihak pengawasan harga di kabupaten Gayo Lues mengizinkan baja yang disubsidikan pemerintah untuk masyarakat dengan harga Rp112 ribu/ sak, namun dijual dengan harga Rp140 ribu/saknya atau lebih untuk pupuk Urea.

Pos terkait