APJN.NET- BANDA ACEH– Federasi Seni Panahan Tradisional Indonesia (Fespati) Provinsi Aceh menggelar Kejuaraan daerah (Kejurda) ke-1, di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Kota Banda Aceh, Sabtu (29/1/2023).
“Kegiatan ini merupakan kegiatan silaturrahim antar pemanah dalam lingkup organisasi Fespati Aceh,” ujar Ketua Panitia Teuku Muda Rizki.
Lanjutnya, mengatakan kegiatan Kejurda ke-1 tersebut, diikuti oleh 98 orang Pemanah dari 9 Kabupaten Kota, terdiri dari Kota Banda Aceh 16 orang Pegiat olahraga (Atlit), Aceh Besar 16 orang, Pidie 16 orang, Aceh Tengah 25 Orang, Aceh Barat 11 orang, Aceh Tamiang 6 orang, Kota Lhokseumawe 5 orang, Aceh Selatan 2 orang dan Kota Langsa 1 orang.
Selanjutnya, ia menambahkan bahwa, Kejurda ke-1 ini dibuka 5 Kategori cabang perlombaan, diantaranya cabang Pelajar Putra 20 Meter, Pelajar Putri 20 Meter, Dewasa Putri 30 Meter, Dewasa Putra 70 Meter dan Cabang Beregu Dewasa Putra 30 Meter.
Pada kesempatan lain, Ketua Pengurus daerah (Pengda) Fespati Aceh, Berry Darman Saragih, mengatakan organisasi Fespati di Aceh, baru berumur 1 Tahun.
“Kami menerima Surat Keputusan (SK) Pengurus dari Fespati Pusat, 26 Januari 2022, artinya umur kami baru 1 Tahun di Aceh,” jelasnya.
Dan Alhamdulillah, ucapnya dengan semangat bersama dari para pemanah sunnah ini, pihaknya sudah berhasil membentuk 9 Pengurus Cabang (Pengcab) Fespati kabupaten/kota se- Aceh.
Artinya, sambung dia lagi, hampir 40 persen, Pengcab sudah terbentuk, dan masih ada 5 Kabupaten/kota lagi dalam proses administrasi pembentukan.






