Ade juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian ini. Pasalnya, anak yang menjadi korban pelecehan seksual tentunya akan mengalami trauma mendalam dan mempengaruhi tumbuh kembangnya, terutama secara psikologis.
Untuk itu, Ade mengimbau ke seluruh lapisan masyarakat untuk ikut serta mengawasi anak-anak dan jadikan lingkungan baik di sekolah, dayah, maupun tempat lainnya menjadi tempat aman bagi anak-anak.
Ade menghimbau, untuk lembaga pendidikan yang menerima titipan perawatan anak-anak dari orang tuanya, agar menjaga amanah itu dengan baik.
“Mari kita sama-sama jadikan hal ini sebagai pelajaran dan ke depan jangan sampai terulang lagi,” harap Ade.
Sementara itu, Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Aceh Kompol Musniar, menambahkan pelaku sodomi yang merupakan salah satu wali kelas di dayah MA tersebut sudah ditangkap kurang dari dua kali 24 jam.
“Pelaku sudah ditangkap, dan ditahan di rutan Mapolda Aceh untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” demikian, pungkas Musniar.
(ril/red)






