Refleksi Akhir Tahun Partai NasDem Aceh sebagai Bentuk Tanggungjawab Politik

DR H Teuku Taufiqulhadi MSi  Ketua Partai NasDem Aceh. Dok Ist

Oleh DR H Teuku Taufiqulhadi MSi

APJN.NET- BANDA ACEH– Tahun 2022 adalah tahun yang penuh tantangan bagi Masyarakat Aceh. Dimana setelah 2 tahun lebih masyarakat mengalami dampak negatif dari wabah Covid 19.

Tahun 2022 seharusnya menjadi titik balik bagi Pemerintah dan masyarakat Aceh untuk melakukan pemulihan dan perbaikan di bidang sosial dan ekonomi yang terdampak sejak wabah Covid 19 melanda.

Pada Tahun ini juga telah terjadi transisi kepemimpinan pemerintahan Aceh melalui penunjukan Pj Gubernur pada tanggal 6 Juli 2022 oleh Pemerintah Pusat dalam rangka meneruskan kepemimpinan Pemerintahan Daerah yang telah berakhir periodesasinya.

Dalam pelantikan Pj Gubernur salah satu amanat Mendagri adalah pemulihan ekonomi pasca pandemi, dengan cara percepatan realisasi belanja yang efektif, efisien dan tepat sasaran, serta menghidupkan UKM diantaranya, dengan penggunaan produksi dalam negeri dan mengurangi angka kemiskinan.

Dengan demikian NasDem Aceh memandang perlu untuk membuat catatan penting sebagai refleksi akhir tahun sebagai bentuk tanggung jawab dan fungsi politik guna mencapai perbaikan bagi kita semua.

Peran Pemerintah Aceh Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Aceh

Tidak ada pertumbuhan ekonomi di Aceh merupakan suatu fakta yang memprihatinkan kita semua. Data Bank Indonesia yang dirilis pada triwulan III 2022 menunjukkan bahwa pertumbuhan PDRB Aceh mengalami penurunan yang signifikan dari triwulan II dari 4,36% turun menjadi 2,13% pada triwulan III 2022. Kondisi tersebut jauh dibawah rata-rata Nasional sebesar 5,72 %.

Pos terkait