Diduga Gantung Diri Gunakan Tali Nilon, Pria Asal Dusun III Marlempang Ditemukan Tak Bernyawa Di Rumahnya

Saat dilakukan pemeriksaan terhadap mayat korban oleh tim dokter Puskesmas Sungai Iyu, di TKP. Dok Ist

Selanjutnya, langkah langkah yang sudah di lakukan Kapolsek Bendahara Iptu Tarmidi SH, dan Pers Polsek Bendahara, serta Tim Inafis Satreskrim Polres Aceh Tamiang, mendatangi dan Olah TKP, yakni pengamanan barang bukti, berupa
tali nilon warna biru les merah, panjang 120 cm, dan keterangan saksi saksi di TKP, serta dilakukan dokumentasi dan melakukan VER mayat oleh dokter Puskesmas Sungai Iyu.

Sebagaimana diketahui, dari keterangan saksi saksi di TKP pada saat ditemukannya korban, motif melakukan bunuh diri belum diketahui dan korbanpun tidak ada permasalahan baik secara keluarga dan dengan masyarakat.

Korban bunuh diri tersebut, tinggal sendiri di rumahnya, karena sudah berpisah/cerai dengan istrinya, Juliana (41) berstatus sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT), Warga Desa Telaga Meuku II, Kecamatan Banda Mulia, dari tahun 2019, dan meninggalkan 2 orang anak laki laki, yakni M Faisal (11), pelajar dan Azam Sauki (7) pelajar, dan tinggal bersama ibunya, di Desa Teulaga Meuku II.

Berdasarkan dari olah TKP, sementara diduga korban dalam melakukan bunuh diri dengan cara naik ke atas meja yang berada di bawah tangga ke tingkat 2 rumah korban, kemudian menjerat lehernya, selanjutnya loncat dengan kondisi leher sudah dijerat dengan tali nilon yang diikatkan di besi cor tangga.

Korban disemayamkan di rumah duka di Dusun III, Desa Marlempang, untuk selanjutnya dikebumikan di TPU Desa Marlempang.

Untuk otopsi mayat, keluarga korban tidak bersedia melakukannya, karena keluarga korban sudah ikhlas terhadap kepergian korban. ()

Pos terkait