Diduga Gantung Diri Gunakan Tali Nilon, Pria Asal Dusun III Marlempang Ditemukan Tak Bernyawa Di Rumahnya

Saat dilakukan pemeriksaan terhadap mayat korban oleh tim dokter Puskesmas Sungai Iyu, di TKP. Dok Ist

Selanjutnya, ketika para saksi masuk ke ruang tamu, seketika melihat korban sudah tergantung di tangga tingkat 2 rumah korban dengan kondisi tali nilon menjerat di leher korban.

Lebih lanjut, melihat kondisi tersebut akhirnya, para saksi memberitahukan kepada masyarakat sekitar, dan menghubungi Datok Penghulu hingga melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Bendahara.

Selanjutnya, Datok Penghulu Desa Marlempang, dan warga setempat menurun korban yang dalam keadaan tergantung dengan cara memotong tali nilon dan pada saat di turunkan korban dengan posisi berdiri sudah meninggal dunia.

Kemudian, tiba di TKP Kapolsek Bendahara menghubungi pihak Puskesmas Sungai Iyu, serta bersama-sama Tim INAFIS Polres Aceh Tamiang, dan dokter Puskesmas Bendahara melakukan pemeriksaan terhadap korban dan olah TKP.

Dari hasil pemeriksaan dokter Puskesmas Sungai Iyu, Dr Cut Ruwaidah Fitri, terhadap korban di TKP pada saat dilakukan pemeriksaan luar tidak ditemukan luka atau kekerasan phisik yang mencurigakan dan di tubuh korban memenuhi ciri ciri bunuh diri, yaitu keluar cairan dari kemaluan korban dan lembam mayat serta dibagian leher ditemukan lembam warna hitam bekas jeratan tali nilon dan diperkirakan korban meninggal dunia sudah ± 7 jam.

Sementara dari keterangan keluarga dan tetangga serta teman dekat korban bahwasannya, korban tidak memiliki masalah baik di masyarakat ataupun dengan teman teman sepekerjaannya dan tidak adanya riwayat penyakit.

Sampai saat ini motif korban melakukan bunuh diri masih dalam penyelidikan Polsek Bendahara, untuk penyelidikan lebih lanjut. Pada saat ini 1 unit HP merk VIVO milik korban diamankan di Mapolsek Bendahara, dalam kondisi Hp korban masih dalam keadaan terkunci.

Pos terkait