Dipecat dari Satpam, Pernah Harumkan DK3 Lewat Kejurnas WADOKAI Tahun 2011 di Makasar dan Malaysia Open

“Ketika saya masuk pintu elektrik tersebut tidak bisa lagi saya gunakan. Meski apapun dalil yang dikatakan pejabat tersebut menyatakan bahwa telah mengeluarkan, SP-3, namun saya tidak pernah menerima surat itu,” ujarnya.

“Ya, saya pikir itu bisa bisa saja hal tersebut dilakukannya. Kalau boleh ya di uji saja kebenaran surat tersebut. Meskipun demikian surat SP2, dan SP3 tidak pernah saya terima,” katanya.

Sebagaimana surat yang dikirim lewat salah seorang anggota dewan kota Banda Aceh melalui file. Selanjutnya sebagaimana juga pengakuan isteri dari satpam ketika dicoba konfirmasi juga mengatakan hal yang sama bahwa pihaknya tidak pernah menerima SP3 tersebut.

Pemberhentian sepihak sebagai satpam di DLHK3 sempat mendapat sorotan media online di Banda Aceh hingga tanggapan dari berbagai kalangan.

Di awal pemberhentian tersebut, ketika dirinya dipindah tugaskan di gudang.
Hingga berujung pemecatan dan ia mengaku tidak bisa menerimanya karena tanpa didasari surat apapun serta dikeluarkan begitu saja. [red]

 

Pos terkait