Dipecat dari Satpam, Pernah Harumkan DK3 Lewat Kejurnas WADOKAI Tahun 2011 di Makasar dan Malaysia Open

Mantan Sekretaris Serikat Pekerja Buruh: Harus berpegang pada undang undang tenaga kerja nomor 13 Tahun 2003

APJN.NET- BANDA ACEH– Pasca diberhentikan dari pegawai Satuan pengamanan (Satpam) pada dinas DLHK3 Banda Aceh, dengan dalil tidak disiplin ternyata Satuan pengamanan (Satpam) tersebut pernah mengharumkan Dinas Kebersihan dan Keindahan Kota Banda Aceh (DK3-red) sekarang DLHK3 lewat Kejuaraan nasional (Kejurnas) karate khusus bagi anak-anak usia sekolah bertajuk ‘Aceh Schools Open Karate Championship 2011’. Selanjutnya di Makasar, Sulawesi Selatan, dan Malaysia Open.

Di balik statusnya sebagai Satpam di DK3 Banda Aceh, ia juga sebagai Dojo Wadokai, melatih anak anak pegawai di DK3 dalam olahraga full body contact.

Miris, ternyata satpam yang diberhentikan tersebut dalam pengabdian 15 tahun lebih pada dinas tersebut, dan pernah mengharumkan Kota Banda Aceh, ibu Kota Provinsi Aceh paling ujung Sumatera, lewat Kejurnas Makasar, Tahun 2011 dan Malaysia open, berlebel Dinas Kebersihan, dan Keindahan Kota (DK3) Banda Aceh.

Pada era tahun 2011 lewat Kejurnas Makasar 2011 dan Malaysia open dalam kejuaraan olahraga bela diri Wadokai tahun 2011 di Makasar dan Malaysia open.

Kejurnas tersebut bertajuk WADOKAI di Makasar yang dilangsungkan pada 2011. Saat itu, dirinya sebagai guru yang melatih anak anak pegawai di DK3, dibawah naungan Kabid Mirzayanto didukung kadis DK3, Iwan Kesuma,” dikutip sumber @ Mirzayanto fb.

@ Mirzayanto, FB, menyebut kala itu merebut kejuaraan nasional di Makasar dan Malaysia hingga memperoleh 2 emas, 1 perak ,dan 1 perunggu. Anak anak DK3 peroleh peringkat ke 5 dari 23 tim yang ikut dari berbagai daerah di Indonesia yang turut meramaikan kejuaraan tersebut.

Pos terkait