Ketua DPRK Farid Nyak Umar Tutup FASI Banda Aceh 2022

“Festival ini juga menjadi ajang silaturrahmi antar santri kita. Di sini mereka tidak hanya berlomba, tapi juga saling kenal mengenal antarsesama. Di sinilah kita telah menanamkan makna dari ukhuwah islamiah atau persaudaraan dalam Islam,” kata Farid.

Yang namanya perlombaan katanya, tentu ada yang menjadi juara dan tidak. Namun, ia berpesan agar jangan pernah merasa puas bagi yang telah meraih juara karena perjuangan dan perjalanan masih panjang. Selalu menjadikan hasil terbaik yang sudah diraih sebagai bekal untuk event-event berikutnya.

Sedangkan bagi yang belum berhasil juga jangan pernah merasa gagal dan berputus asa. Momen ini harus dijadikan sebagai motivasi untuk bisa berprestasi, melakukan evaluasi dan perbaikan, serta tetap semangat dan jangan kecewa, apalagi berputus asa.

“Tanamkan nilai-nilai sportivitas pada peserta lomba, kepada para santri kita, jangan ada tudingan dan dugaan yang bisa merusak nilai kepercayaan diri anak didik kita,” tutur Farid.

Farid juga berharap FASI bisa menjadi salah satu ikhtiar bersama dalam mempersiapkan generasi muda aceh yang islami. Karena pada dasarnya, anak-anak tersebut akan menghadapi masa depan yang lebih berat dengan berbagai tantangannya di era globalisasi.

“Oleh karena itu, mempersiapkan generasi islami yang tangguh adalah suatu kewajiban bagi kita semua,” ujar Ketua DPD PKS Banda Aceh itu.

Sementara Wakil Ketua II DPRK Banda Aceh Isnaini Husda meminta agar kegiatan tersebut menjadi agenda rutin program tahunan Pemerintah Kota Banda Aceh melalui dinas terkait sebagai leading sektor. Kemudian ia juga meminta agar dalam pembinaan anak-anak dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat gampong hingga ke tingkat kota.

Pos terkait