Farid juga berharap ke depan kegiatan ini bisa menjadi model dan dapat dilaksanakan dalam skala yang lebih besar untuk membumikan Al-Quran di Kecamatan Kuta Alam dan Kota Banda Aceh. Harus ada upaya sangat serius agar anak-anak dari sejak dini bisa beinteraksi dengan Al-Qur’an. Karena ia menyakini bahwa jika nilai-nilai Al-Qur’an dapat diterapkan, maka berbagai solusi akan hadir di kota Banda Aceh dan umat akan semakin berjaya.
Lebih lanjut politisi PKS itu menjelaskan bahwa target dari kegiatan ini adalah dengan dekatnya anak sejak kini dengan Al-Qur’an maka akan mempercepat lahirnya generasi qur’ani yang pembinaannya itu dimulai dari masjid. Dimana masjid menjadi pusat pembinaan ummat.
“Makanya dilaksanakan kegiatan Festival Qur’ani antar gampong se Kecamatan Kuta Alam. Kita berharap pada tahun 2023 bisa diperbesar gaungnya, sehingga kegiatan ini bisa di buat se Banda Aceh. Harapannya akan semakin membumikan Al-Qur’an di kota Banda Aceh,” tutur Farid.
Pada kesempatan itu Farid juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Banda Aceh, karena Festival Qur’ani yang ia inisiasi untuk ketiga kalinya dan dilaksanakan oleh Dinas Syariat Islam bekerja sama dengan Remaja Masjid Al-Furqan Beurawe.
Festival yang dipusatkan di Halaman Mesjid Al- Furqan Gampong setempat itu turut dihadiri Wakil Ketua I DPRK I Usman, Wakil Ketua II DPRK, Isnaini Husda, Sekda Kota, Amiruddin, Anggota DPRK Tuanku Muhammad dan Safni, para pimpinan SKPK, Camat Kuta Alam, para keuchik, Ketua BKM serta para tamu undangan lainnya. [Adv]






