Ketua DPRK Banda Aceh Tekankan Pentingnya Peran Panwascam dalam Pesta Demokrasi

Selanjutnya, para pengawas juga dituntut bekerja keras. Tahapan pemilu yang sudah dimulai beberapa waktu lalu secara nasional maupun di tingkat daerah ini kata Farid membutuhkan stamina yang lama. Karena hasil pertandingan akhir merupakan hasil yang ditunggu oleh masyarakat.

“Jangan bersemangat di awal saja, tapi harus tetap bersemangat hingga proses dan menentukan hasil akhir nantinya,” katanya.

Selain itu, Farid juga berharap pemilu di Kota Banda Aceh harus berlangsung dengan jurdil atau jujur dan adil.

Oleh karenanya, Farid menyampaikan, menjaga sikap independensi dan netralitas harus dimiliki oleh setiap pengawas. Karena dengan adanya sikap tersebut akan memberikan kewibaan bagi pengawas di hadapan para kontestan pemilu.

Kemudian, memiliki integritas yang tinggi, cerdas, dan berwawasan dalam meningkatkan kapasitas pengetahuan khususnya dalam hal regulasi kepemiluan.

“Pengawas harus lebih cerdas dari orang yang diawasi,” tandasnya.

Selanjutnya, para pengawas juga harus bekerja profesional. Terutama dalam memproses ketika menerima laporan atau aduan pelanggaran pemilu dan selalu mengedepankan upaya pencegahan.

“Melakukan edukasi dalam upaya pencegahan pelanggaran dalam pemilu juga harus dilakukan oleh seorang pengawas. Tingkatkan upaya pencegahan itu agar pemilu berlangsung dengan baik,” harapnya.

Selanjutnya, di samping melaksanakan tugas sebagai panwascam, masyarakat juga perlu diajak partisipasinya yang ikut mengawas kerja pengawas itu sendiri.

“Jadilah wasit yang adil, tidak memihak dan membuat keputusan keliru. Semoga ini semua dapat mewujudkan proses demokrasi di Kota Banda Aceh yang lebih baik,” pungkas Farid Nyak Umar.[adv]

Pos terkait